Trik mengatasi rasa sakit saat menstruasi akibat haid

Bagi sebagian besar wanita, kedatangan “Bulan” bukanlah saat yang ditunggu-tunggu bahkan jika itu datang hanya sebulan sekali. Karena, sebelum mengganggu tamu bulanan, Anda harus terlebih dahulu menemui serangkaian keluhan yang menjengkelkan. Mulai dari payudara yang membengkak, kram perut, perubahan suasana hati, sakit kepala – hampir semua wanita memiliki satu atau lebih gangguan nyeri selama periode ini, atau lebih dikenal sebagai PMS. Berikut 8 tips yang bisa membantu Anda mengatasi gejala nyeri haid.

Trik mengatasi rasa sakit saat menstruasi akibat haid

Faktanya, nyeri haid bukanlah sesuatu yang perlu Anda khawatirkan. Tetapi jika sesuatu terjadi, semakin cepat Anda menangani masalah, semakin cepat Anda merasa lebih baik. Berikut ini adalah cara sederhana untuk mengatasi nyeri haid akibat PMS.
1. Berhenti merokok

Studi yang dilakukan pada lebih dari tiga ribu wanita di atas 10 tahun menunjukkan bahwa wanita yang merokok lebih rentan terhadap gejala nyeri haid yang lebih parah. Meskipun alasan pasti di balik temuan ini tidak jelas, menghindari merokok atau berhenti merokok dapat meningkatkan atau bahkan mencegah terjadinya gejala PMS.
2. Tetap dalam pelatihan aktif

Semakin aktif berolahraga selama menstruasi dan semakin rutin berolahraga, gejala nyeri haid akan lebih mudah ditangani. Juga tidak mungkin untuk sepenuhnya menghilang.

Stacy Sims, seorang fisioterapis pada program Endurance Track Wanita Bersepeda Amerika Serikat, mengatakan kepada Health, mengatakan bahwa olahraga rutin selama bulan ini adalah untuk memeriksa perdarahan menstruasi yang berat, mengurangi nyeri punggung dan kram perut akibat PMS. Karena tubuh akan terus memproduksi endorfin selama berolahraga. Endorfin adalah senyawa kimia yang dilepaskan oleh otak untuk membantu meringankan rasa sakit wanita selama menstruasi. Lebih jauh lagi, endorfin yang dihasilkan akan membantu karena membuat Anda merasa lebih positif dan santai, sehingga Anda merasa lebih baik

Berolah raga setidaknya 30 menit sehari atau 2,5 jam seminggu. Latihan aerobik, seperti jogging, bersepeda, lari, menari, berenang, dan berjalan adalah pilihan olahraga terbaik selama menstruasi.
3. Atur pola makan Anda

Meningkatkan konsumsi buah-buahan, sayuran dan biji-bijian dapat membantu Anda mengatasi nyeri haid karena gejala PMS. Karbohidrat kompleks dalam biji-bijian utuh seperti gandum dapat membantu memperbaiki suasana hati yang buruk karena perubahan suasana hati.

Jangan lupa bahwa Anda juga perlu mengurangi konsumsi gula, pemanis buatan, lemak, dan garam. Mempertahankan pola makan yang sehat membuat tubuh lebih sehat dan bugar selama dan setelah menstruasi.
4. Batasi konsumsi alkohol dan kafein

Tanpa disadari, asupan alkohol dan kafein dapat memicu peningkatan rasa sakit saat menstruasi. Pertimbangkan untuk membatasi minuman beralkohol serta makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan cokelat selama siklus menstruasi.
5. Relaksasi

Berurusan dengan nyeri haid sering membuat Anda cemas dan tegang, jadi ada baiknya Anda mempelajari beberapa teknik relaksasi sebagai bagian dari perawatan pribadi Anda selama menstruasi. Pertimbangkan yoga, teknik pernapasan dalam, atau meditasi. Teknik peregangan seperti yoga atau tai chi dapat membantu Anda rileks dan menenangkan otot dan persendian yang sakit. Akupunktur, pijat dan perawatan chiropraktik juga dapat membantu meringankan gejala nyeri haid.
6. Ambil suplemen makanan

Suplemen kalsium dengan dosis harian 1.200 mg telah terbukti membantu meringankan gejala nyeri haid pada beberapa wanita. Para peneliti juga menemukan bahwa beberapa asam lemak, seperti omega-3 dan asam linoleat yang ditemukan dalam suplemen, dapat mengurangi sifat mudah marah dan mengurangi gejala nyeri haid.
7. Dapatkan obat penghilang rasa sakit

Ambil NSAID seperti naproxen atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit saat menstruasi dan mengurangi perdarahan menstruasi. Cobalah untuk mulai minum obat 1 atau 2 hari sebelum hari pertama siklus. NSAID bekerja paling baik jika Anda makan lebih awal dan secara teratur merasa sakit di siang hari.
8. Paket panas

Salah satu gejala PMS yang paling klasik adalah kram perut dan nyeri punggung. Untuk mengatasi keluhan ini, Anda bisa meletakkan kompres panas di tempat yang sakit. Temperatur yang panas dapat memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah dan suplai oksigen dapat lebih mudah mencapai daerah yang terkena. Ini akan membantu mengendurkan otot dan mengurangi rasa sakit. Temperatur yang hangat juga mengurangi kekakuan dan meningkatkan rentang gerak bagian tubuh yang menyakitkan. Biasakan untuk tidak mengompres lebih dari 20 menit setiap kali. lakukan

Baca juga :