Polda DIY Bongkar Jaringan Angkutan Ganja Antar Provinsi, 1 Pengungsi

Ditresnarkoba Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menghentikan penyebaran ganja di provinsi-provinsi. Sebanyak sembilan tersangka telah ditangkap sementara masih ada satu buron.

“Mereka adalah orang-orang dari Yogya, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Medan. Ada sembilan tersangka terkait penyalahgunaan ganja,” kata Yuliyanto, Direktur Humas Polda DIY, saat kasus itu diungkap di Mapolres DIY, Selasa (9/11/2021).

Yuli mengatakan para tersangka membutuhkan waktu lama untuk ditangkap.

Karena jaringan ini tidak hanya ada di pulau jawa.
Baca juga:
Pelaku yang mendorong temannya dari lantai 6 Hotel Semarang berbohong kepada polisi

Tersangka yang ditangkap seluruhnya berinisial BBN warga Kalbar, KHP warga Belitung, dan IGG warga Jawa Barat. Kemudian AAP, RA, MSH dan NH dari Jawa Timur. Dua tersangka lainnya, MQ dan RF, berasal dari Sumatera Utara.

“Tersangka berinisial BBN itu dalam posisi melakukan penilaian rehabilitasi,” kata Yuli.

Penyidikan kasus ini berawal dari penangkapan tersangka BBN di Maguwoharjo, Sleman, pada 14 Agustus lalu. Dari BBN, polisi kemudian melakukan penggeledahan hingga akhirnya berhasil mengamankan delapan tersangka lainnya di berbagai wilayah Jawa dan Sumatera.
Baca juga:
Polisi sedang menyelidiki kematian seorang karyawan proyek Bendungan Bener Purworejo

“Bahan bakar nabati itu sudah ditelusuri kembali ke tersangka terakhir, RP. Dia (RP) dapat barangnya dari saya. Saat ini saya sedang mencari,” katanya.

Dari penangkapan ini, polisi menyita sekitar 4 kilogram ganja dalam bentuk kering dan cair sebagai barang bukti.

“Ada batang, daun, dan ranting ganja. Ranting yang diekstraksi direndam

sehingga ada airnya. Jadi di daerah Polda kami hanya menemukan batang ganja yang diekstraksi dan direndam dalam air beralkohol,” katanya Deputi Direktur Penelitian Obat DIY Polda AKBP Bakti Andriyono.

Polisi didakwa mencegah tersangka sesuai dengan Pasal 114 (1) UU Narkotika, Pasal 111, Pasal 132, dan Pasal 127. Hukumannya berkisar antara 4 tahun hingga 20 tahun.

LIHAT JUGA :

https://nac.co.id/
https://futsalin.id/
https://evitdermaclinic.id/
https://kabarsultengbangkit.id/
https://journal-litbang-rekarta.co.id/
https://jadwalxxi.id/
https://www.greenlifestyle.or.id/
https://www.kopertis2.or.id/
https://rsddrsoebandi.id/
https://www.ktb-mitsubishimotors.co.id/
https://www.topijelajah.com/
https://mesinmilenial.com/