Makan Bawang Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara?

Selain perasa makanan, bawang merah dan bawang putih juga dikenal sebagai obat-obatan. Makan bawang putih mentah, misalnya, membantu menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah. Tidak hanya itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan bawang secara teratur memiliki sifat yang dapat mengurangi risiko kanker payudara. Namun, benarkah itu? Ayo, temukan kebenaran dalam ulasan berikut.

Benarkah makan bawang dapat mengurangi risiko kanker payudara?

Bawang mengandung berbagai senyawa aktif yang menyehatkan tubuh.
Senyawa bawang baru-baru ini diperiksa sifatnya oleh para ilmuwan di University of Puerto Rico. Studi ini meneliti hubungan antara bawang bombay dan kanker payudara.

Para ilmuwan memilih peserta yang tinggal di Puerto Riko karena jumlah pasien kanker payudara lebih rendah daripada di daerah lain di Amerika Serikat atau Eropa.

Alasannya, para peserta di wilayah tersebut cenderung mengonsumsi lebih banyak bawang merah, salah satunya berasal dari memasak dengan saus berbumbu.

Studi ini melibatkan 314 wanita dengan kanker payudara dan 346 wanita sehat berusia 30 hingga 76 tahun.

Selama 6 tahun pengamatan, penelitian menunjukkan bahwa wanita yang makan makanan sofrito pedas lebih dari sekali sehari memiliki 67% pengurangan risiko kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang tidak memakannya.

Efektivitas memakan bawang untuk mengurangi risiko kanker payudara kemungkinan berasal dari flavonoli dan organosulfur. Keduanya diketahui memiliki sifat anti-karsinogenik yang dapat mencegah perkembangan sel kanker.

Sayangnya penelitian ini masih memiliki banyak keterbatasan, beberapa di antaranya masih dilakukan dalam skala kecil.

Dengan demikian, penelitian ini tidak memperkirakan jumlah bawang yang dikonsumsi untuk mencegah kanker payudara.

Haruskah dia makan banyak bawang untuk mencegah kanker payudara?
gatal untuk mengambil bawang putih
Berdasarkan penelitian di atas, potensi bawang untuk melindungi tubuh dari kanker payudara belum terbukti efektif.

Namun, tidak ada salahnya jika Anda menambahkan bawang putih atau bawang ke masakan yang Anda buat.

Alasannya adalah karena bawang putih dan bawang bombay mengandung fosfor, kalsium, kalium, vitamin C, zat besi dan natrium yang bermanfaat bagi tubuh.

Namun, tidak perlu mengonsumsi bawang berlebihan dalam makanan.

Menurut halaman Klinik Cleveland, makan terlalu banyak bawang dapat menyebabkan masalah, seperti halitosis, bau badan, perut kembung dan sakit perut. Jadi, cukup konsumsi saja secara rutin.

Makan Bawang Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara?

Makan banyak bawang putih saja mungkin tidak efektif dalam mengurangi risiko kanker payudara. Apalagi jika gaya hidup yang dialami masih tidak sehat.

Untuk ini, perlu menyeimbangkannya dengan cara yang berbeda, seperti:

1. Makan makanan sehat dan bergizi

Tingkatkan asupan makanan bergizi lainnya, seperti sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan untuk mengurangi risiko kanker payudara.

Gunakan minyak zaitun untuk memproses makanan, bukan minyak sayur. Juga, memuaskan asupan protein ikan segar dibandingkan dengan daging olahan.

2. Periksa berat badan Anda

Selain mengonsumsi bawang merah, menjaga berat badan juga merupakan cara untuk mengurangi risiko kanker payudara.

Cobalah untuk mengatur makanan Anda sehingga mereka lebih rapi dan pastikan Anda tidak makan berlebihan. Jangan lupa membakar kelebihan lemak dengan meningkatkan aktivitas fisik, seperti olahraga teratur.

3. Kurangi kebiasaan konsumsi

Jika Anda terbiasa minum alkohol, pastikan Anda tidak minum berlebihan. Batasi konsumsi alkohol hingga tidak lebih dari satu gelas per hari. Jika Anda memilih untuk berhenti, keputusan ini akan jauh lebih baik.

Baca juga: