Cara Aman Mengatasi Diare Pada Ibu Menyusui

Selama menyusui, banyak ibu melakukan yang terbaik untuk menjaga kondisi fisik mereka agar tidak mudah sakit. Sebab, ada banyak asumsi bahwa ketika Anda jatuh sakit, kualitas ASI (ASI) akan menurun. Namun, jika diare terjadi tiba-tiba suatu hari, jangan panik. Berikut adalah berbagai cara yang dapat Anda lakukan ketika ibu menyusui mengalami diare.

Apakah diare mempengaruhi kualitas ASI?

mencampur susu pada waktu yang berbeda
Ketika diare menyerang selama menyusui, Anda tidak perlu khawatir. Faktanya, berbagai penyakit seperti diare tidak dapat ditularkan kepada anak-anak melalui ASI. Namun, kualitas ASI yang dimiliki ibu akan sama baiknya dengan ketika mereka sehat. Ini karena ASI mengandung antibodi yang akan membantu melindungi bayi dari penyakit ibu.

Karena itu, jangan berhenti menyusui saat diare. Alasannya, ASI adalah makanan terbaik untuk anak-anak karena mengandung antibodi dan kebutuhan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan.

Cara mengatasi diare pada ibu menyusui

Minum banyak air
Untuk mencegah dehidrasi dan masih dapat memberikan ASI maksimum selama diare, perlu minum banyak air. Ini karena selama diare, ibu menyusui kehilangan banyak cairan dan nutrisi.

Saat tubuh kekurangan cairan, Anda akan merasa lemas dan pusing, terutama saat bangun setelah duduk atau berbaring. Kondisi ini pasti akan merusak Anda dan bayi Anda terutama saat membawanya.

Karena itu, lebih baik memberi tubuh asupan minuman pada siang hari. Jika Anda tidak bisa minum banyak sekaligus, cobalah minum sedikit demi sedikit tetapi sering. Anda juga dapat memenuhi kebutuhan cairan Anda dengan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air seperti sup, buah-buahan dan sayuran.

Ikuti diet BRAT
Diet tidak dibuat hanya untuk menurunkan berat badan. Ini karena arti sebenarnya dari diet adalah mengatur pola makan. Jadi, bahkan ibu menyusui pun tidak masalah untuk menerapkan diet. Nah, untuk mengatasi diare pada ibu menyusui, dokter biasanya menyarankan mengikuti diet BRAT.

Dikutip oleh Healthline, BRAT adalah perpanjangan dari pisang (pisang), nasi (nasi putih), saus apel (saus apel, apel yang dihancurkan tetapi tidak diperas) dan roti bakar (roti bakar).

Makanan milik BRAT termasuk makanan yang mudah dicerna untuk orang yang mengalami diare. Sumber kalori utama berasal dari nasi putih dan roti yang membantu menghasilkan energi. Sementara apel dan pisang bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan.

Apel mengandung serat yang dapat membantu mengembun kotoran. Sementara pisang kaya akan kalium, pisang dapat membantu menyerap air yang terlalu cair di dalam tinja. Selain empat makanan ini, Anda juga bisa makan telur, ayam tanpa kulit, kentang, mie, selai kacang, ikan, dan alpukat.

Konsumsilah makanan yang mengandung probiotik
Probiotik adalah bakteri baik yang baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Karena alasan ini, makan makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt membantu menggantikan bakteri baik yang hilang dalam saluran pencernaan karena diare. Tetapi pastikan untuk memilih produk yogurt rendah gula karena makanan tinggi gula dapat memperburuk gejala diare.

Minum teh chamomile
Teh chamomile dapat membantu meringankan kram dan radang dengan melemaskan otot-otot dan lapisan usus. Karena itu, ketika ibu menyusui menderita diare, chamomile dapat menjadi minuman alternatif untuk mengurangi gejala.

Kapan pergi ke dokter?
Diare biasanya berlangsung 2-3 hari. Jika diare Anda berlangsung lebih lama dan disertai dengan demam, dehidrasi ditandai oleh urin gelap dan peningkatan denyut jantung, jadi Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter. Ketika diare menunjukkan gejala yang parah, itu bisa berarti ada masalah yang lebih serius.

Baca juga :